Suratan Makna: 10/01/2011 - 11/01/2011

Jadilah Pemimpi

Posted by ridwan yahya Sunday, October 30, 2011 13 Comment/s
Jadilah Pemimpi
          Teringat masa kanak-kanak, saat masa-masa asyiknya untuk menghabiskan waktu dengan bermain. Baik bermain sambil belajar, maupun bermain hanya sekadar membiarkan waktu terlewatkan dengan begitu saja. pada masa kehidupan tersebut seoarang anak belum mampu mengorientasikan hidupnya untuk kehidupan dewasanya nanti dengan pasti. Rasa imajinasi yang tinggi lebih mendominasi atas apa yang terlintas dalam pikiran mereka. Dan dari berbagai macam informasi yang masuk pada diri mereka, membentuk segala apa yang mereka imajinasikan.
Tatkala seorang anak ditanya oleh gurunya tentang cita-cita hidup, anak itupun menjawabnya sebagaimana apa yang telah diimajinasikan dalam pikirannya setelah penerimaan informasi dari luar. Tapi, adakalanya sebagian anak yang kurang menerima informasi dari sekitarnya akan kebingungan menjawab pertanyaan tersebut. Bahkan menyatakan tidak tahu tentang apa yang dicita-citakannya.

Nganggur Bermanfaat

Posted by ridwan yahya Saturday, October 22, 2011 8 Comment/s
Nganggur Bermanfaat
Sabtu sore, 15 oktober  ’11 hanyalah hari biasa sebagaimana hari-hari sebelumnya. Nggak ada pekerjaan, nganggur, dan gak jelas. Coba liat teman saya yang lainnya, jelas, pada punya kerjaan semuanya. Menyebar menempati pos-pos TPA-nya masing-masing, ada juga yang jadi pencari donatur, dan lain-lain. Dulunya, sih.. saya juga termasuk salah satu dari mereka, jadi tenaga pengajar.  Tapi, semester baru sekarang ini sudah nggak lagi. Beda.
Namun, ya.. sebenarnya kerjaan ada aja, sih. Cuma belum ada komando aja dari atasan. Belum ada perintah langsung dari pondok untuk saya aktif bekerja sebagai security. Ya, security,, satpam! Begitulah kata-kata olokan temanku pada saya. Seakan-akan  kalo satpam itu adalah posisi rendahan.  Terus, ada juga yang bilang kalo saya nggak bakalan bisa keluyuran lagi. Hah, terserah. Tapi, aslinya saya kalem-kalem aja dibegituin. Biarin aja, emang orang “sakit” semua kok yang talking rubbish  kayak gitu. Nggak penting amat diladenin.

Pengantar Penulis Amatir

Posted by ridwan yahya Friday, October 14, 2011 1 Comment/s
Pengantar Penulis Amatir
       Saya menulis apa? Apa yang saya tulis? Itulah kalimat-kalimat pertama  yang terlintas dalam pikiran saya ketika memulai tulisan ini. Terkait dengan dua kalimat tanya di atas, sempat saya baca dalam sebuah buku yang dimiliki oleh salah satu teman saya di pondok yang berjudul Menulis Itu Jenius. Dari buku tersebut terdapat berbagai macam kalimat motivasi pada setiap halamannya, bagi setiap orang yang masih amatir dalam dunia menulis dan berminat untuk menyelaminya.
Dari sekian banyaknya kalimat motivasi yang dimuat pada buku tersebut, namun hanya satu kalimat yang mampu menjadi sebuah pelecut bagi saya untuk senantiasa terus menulis. Kalimat tersebut seakan memang ditakdirkan bagi saya untuk memahaminya pada awal saya membuka buku tersebut. Ajaibnya, hmm.. mungkin ngga ajaib juga, sih. Biasa aja. Pada awal saya menyentuh dan membukanya, saya tidak mencari halaman pertama dari buku tersebut ataupun kata-kata pendahuluannya, melainkan saya membuka buku itu dengan secara tidak sengaja langsung tertuju pada suatu halaman yang di dalamnya terdapat kalimat yang maknanya sungguh menghanyutkan saya pada lautan inspirasi dan samudera motivasi. Melecut jiwa saya yang berpotensi untuk selalu beraksi, mengukir segala makna yang tampak dalam berbagai macam fenomena, dan menorehkan rangkaian kata-katanya melalui sebuah pena.

Timbulnya Ilmu Pengetahuan

Posted by ridwan yahya Tuesday, October 11, 2011 0 Comment/s
Timbulnya Ilmu Pengetahuan
Pernahkah terlintas dalam benak kita bahwa pada masa-masa akademik yang pernah kita jalani ataupun yang tengah kita jalani  ini, kita berpikir tentang ilmu pengetahuan yang dipelajari sebagai materi-materi mata pelajaran yang kita tekuni di bangku sekolah? Bagaimanakah proses penyusunan ilmu yang sampai sekarang telah dapat dikemas secara rapi dan sistemik?

Teori Dasar Komunikasi

Posted by ridwan yahya Monday, October 10, 2011 0 Comment/s
Teori Dasar Komunikasi_Menurut Harold Laswell komunikasi itu adalah who? Says what? In which channel? To whom? Dan with what effect?
_Who?  Di sini adalah orang yang melakukan komunikasi dari pihak pertama, yaitu: Communicator, source, dan encoder.
_Says what?  Ini maksudnya adalah pesan atau sesuatu yang disampaikan. Bentuk penyampaiannya bisa secara verbal, maupun non-verbal.