Suratan Makna: 05/01/2012 - 06/01/2012

Lady Gaga, No Way

Posted by ridwan yahya Friday, May 25, 2012 14 Comment/s
Merujuk berbagai media massa saat ini, banyak sekali berita yang memuat penolakan hadirnya Lady Gaga. Penolakan tersebut bukanlah hal yang main-main, tapi alasan di balik penolakan itu sudah sangat jelas. Banyak suara yang menyebutkan kedatangan Lady Gaga ke Indonesia tidak lain adalah sebagai invasi kebudayaan. Hal tersebut senada dengan pendapat Ketua PW Muhammadiyah DKI Jakarta, Agus Suwardika yang mewakili sejumlah Ormas Islam DKI Jakarta

"Kedatangan Lady Gaga dapat merusak nilai-nilai budaya masyarakat Indonesia yang ketimuran," kata Agus sebagaimana dikutip Hidayatullah.com (24/5/2012).

Pimpinan Ormas Islam DKI Jakarta menilai jika penampilan Lady Gaga mengumbar sensasi dan aurat. "Konser tersebut banyak kerusakannya dan tidak ada manfaatnya sama sekali, sehingga patut ditolak," lanjut Agus.

Olimpiade London, Pesta Propaganda Multieven

Posted by ridwan yahya Tuesday, May 8, 2012 15 Comment/s
Setiap empat tahun sekali, euforia masyarakat dunia selalu hadir menyelimuti even olahraga akbar yang menampilkan berbagai cabang dan kategori olahraga dengan kontingen dari Negara-negara di seluruh dunia dan dikemas dalam satu acara yang dinamakan Olimpiade. Olimpiade tersebut pertama dikenal pada masa Yunani kuno, Olimpiade kemudian dihidupkan kembali oleh seorang bangsawan Perancis, Pierre Frèdy, Baron de Coubertin pada akhir abad ke-19.
    Sejak penampilan maskot pertama pada Sejarah Olimpiade yang diselenggarakan di Olimpiade Munich tahun 1972, maskot olimpiade telah menjadi elemen utama dari simbol olimpiade sebagai sebuah simbol yang penuh energi. Sebuah maskot dapat menjadi penyemangat dan spirit dalam olimpiade, dan menjadi konsep yang berbeda dalam tiap olimpiade, mempromosikan sejarah dan budaya dari tiap negara tempat penyelenggara olimpiade.

Virus Alay Mengancam Remaja

Posted by ridwan yahya Friday, May 4, 2012 17 Comment/s


   Adakah di antara sobat yang ketika membaca tulisan Lutchu bEut, r4ni ChayanK cMua, atau AhMad PerinDu SoorgA, sobat pun menjadi risih? Ya, mungkin jika sobat paham karena melihat Ejaan Yang Disempurnakan (EYD) yang kacau balau semacam itu, sobat pasti akan mengangguk dan akan mengeluarkan satu kesan “Alay”.
Ya, alay atau anak layangan memang banyak ditujukan pada anak-anak muda yang bisa dibilang lebay atau hiperbolis dalam segala aspek. Jelasnya, alay adalah gejala-gejala yang terjadi di tengah remaja-remaji Tanah Air yang ingin diakui statusnya di tengah teman-temannya. eh, ini loh gue! Gejala semacam ini nih yang akan mengubah gaya tulisan dan gaya berpakaian, sekaligus meningkatkan kenarsisan tingkat tinggi yang cukup mengganggu masyarakat dunia maya.
Peranan yang berlebihan seperti ini didominasi oleh kaum remaja yang tergolong masih labil. Bermula dari sebuah lagu, kata Alay alias Anak Lebay jadi sering digunakan untuk orang-orang yang memiliki perilaku seperti diatas.