Suratan Makna

Timbulnya Ilmu Pengetahuan

Posted by Unknown Tuesday, October 11, 2011 0 Comment/s
Timbulnya Ilmu Pengetahuan
Pernahkah terlintas dalam benak kita bahwa pada masa-masa akademik yang pernah kita jalani ataupun yang tengah kita jalani  ini, kita berpikir tentang ilmu pengetahuan yang dipelajari sebagai materi-materi mata pelajaran yang kita tekuni di bangku sekolah? Bagaimanakah proses penyusunan ilmu yang sampai sekarang telah dapat dikemas secara rapi dan sistemik?

Teori Dasar Komunikasi

Posted by Unknown Monday, October 10, 2011 0 Comment/s
Teori Dasar Komunikasi_Menurut Harold Laswell komunikasi itu adalah who? Says what? In which channel? To whom? Dan with what effect?
_Who?  Di sini adalah orang yang melakukan komunikasi dari pihak pertama, yaitu: Communicator, source, dan encoder.
_Says what?  Ini maksudnya adalah pesan atau sesuatu yang disampaikan. Bentuk penyampaiannya bisa secara verbal, maupun non-verbal.

Zakat Zuru' (Pertanian)

Posted by Unknown Saturday, July 2, 2011 6 Comment/s
Hadeuh,, di tenGAh aSyik-aSyikNya ngebLog, ada aJA nii tUgas mAKaLAh yanG kudu diberesin. BAnyAk lagi. Yagh, meskIpun eKspresI yanG hadir hanYAlah kelUhan,  Namun saya sendiri taK lepas dari KewajIban tuk melaksanAkaNnya. semanGat-semanGatiin Aja Lagh. janGAn kalah semangaTnya Ma NgeBlog.. 
Ya sekalian buat referreNsi Postingan juga..

A.   Dalil Disyariatkannya Zakat Zuru’
Zakat zuru’ atau zakat hasil-hasil pertanian ditetapkan berdasarkan al-Qur’an dan as-Sunnah. Dalil yang dapat diambil dari al-Qur’an antara lain firman Allah swt. yang artinya:

Pokok-Pokok Pemikiran Islam

Posted by Unknown Wednesday, June 29, 2011 5 Comment/s
Pokok-Pokok Pemikiran Islam
Mas bro,, habis ngerjain makalah sekaligus langsung transferin aja deh ilmunya nii.. Aslinya banyak betul yang harus dikerjain. Tapi, kesempatan ini sebagian pokok-pokok pentingnya aja deh ya,, yang saya post. Selamat menikmati,, semoga bermanfaat..



FILSAFAT ISLAM


v Filsafat Islam ialah ilmu yang menuntun manusia untuk berfikir secara sistematis, radikal dan universal tentang hekekat segala sesuatu berdasarkan ajaran Islam.
v Asal usulnya merupakan perkembangan dari filsafat yunani yang di-Islamkan oleh para pemikir Islam.
v Manfaatnya untuk membendung pemikiran-pemikiran filsafat Yunani yang dapat meracuni pemikiran umat Islam.
v Keutamaannya lebih menekankan pada rasionalitas, sehingga tidak mudah mengakui kebenaran sesuatu, sebelum dibuktikan kebenarannya.
v Sumbernya adalah logika yang berjangkarkan ajaran Islam.
v Peletaknya adalah Ibnu Sina, Ibnu Rusyd, Al-Farabi, Al-Ghazali, Al-Kindi, dan lain-lain.
v Hukumnya, terdapat perbedaan pendapat terkait mempelajarinya. Yang melarang beralasan di khawatirkan umat islam bisa terpengaruh oleh pemikiran filsafat Yunani, dan umat islam lebih condong menggunakan rasionya dalam memutuskan sesuatu bukan lagi al-Qur’an dan al-Hadits. Yang memperbolehkan beralasan  bahwa demi kemaslatahan umat kedepannya agar tidak tersesat, dan untuk membantah pemikiran-pemikiran menyimpang pemikir-pemikir barat.
v Objek kajian Filsafat Islam adalah membahas hakikat semua yang ada, sejak dari tahapan ontologi sampai metafisik. Filsafat islam juga membahas mengenai nilai-nilai yang meliputi dataran epistemologis, estetika dan etika. Dan juga membahas tema-tema fundamental dalam kehidupan manusia, yaitu Tuhan, Manusia, alam dan kebudayaan.
v Hubungannya dengan keilmuan Islam adalah bahwa posisi filsafat Islam merupakan  landasan adanya integrasi berbagai disiplin ilmu dan pendekatan yang makin beragam.
v Persoalan filsafat Islam: ontologi Islam, Estetika Islam, Teologi Islam, Kosmologi Islam, Epistemologi Islam, Etika Islam, Antropologi Islam, dan lain-lain.


ILMU KALAM


v Ilmu kalam merupakan sebuah disiplin ilmu yang membahas tentang Dzat dan sifat Allah beserta eksistensinya segala yang mungkin terjadi, mulai yang berkenaan dengan masalah materi sampai immateri yang berlandaskan ajaran Islam.
v Sumbernya adalah Al-qur’an. Dan salah satunya terapat pada QS. Al-Ikhlas: 3-4.
v Peletak Dasarnya adalah Abu Mansur Muhammad Al-Maturidi.
v Hukumnya adalah: pertama, Haram untuk mempelajarinya, berdasarkan QS. Ali Imran: ayat 7 dan QS. An-Nisa’: ayat 59. Kedua, Boleh mempelajarinya, berdasarkan QS. An-Nahl: ayat 125.
v Macam-macam aliran ilmu kalam: Murji’ah, Khawarij, Jabariyyah, Maturidiyyah, Mu’tazilah, Syia’h, dan lain-lain.
v Ilmu kalam merupakan disiplin ilmu ke-Islaman yang lebih menekankan pada pembicaraan terkait segala kalam Tuhan. Kalam ini biasanya mengarah pada pembicaraan argumentatif, baik secara rasional, maupun irrasional. Argumentasi rasional yang dimaksudkan adalah landasan pemahaman yang cenderung menggunakan metode berfikir filosofis, sedangkan argumentasi irrasional biasanya bertendensi pada argumentasi berupa dalil-dalil.
v Persoalan-persoalannya mencakup Wujud Allah, Sifat Ilmu, Qadla dan Qadlar, Sifat Allah, Keesaan Allah, Sifat Kalam, dan lain-lain.


TASAWUF


v Tasawuf  merupakan ilmu yang menjelaskan hal-hal tentang cara-cara mensucikan jiwa dan  cara memperbaiki akhlak untuk mencapai kebahagiaan yang abadi.
v Sumbernya adalah Al-Qur’an, As-Sunnah, Sirah Nabawiyyah, dan Sirah Sahabat.
v Hukum mempelajarinya adalah Fardhu ‘ain bagi laki-laki dan perempuan. Karena, manusia tak lepas dari segala penyakit hati dan kecacatannya.
v Fungsinya yakni mensucikan batin agar selalu berada dalam keadaan mencintai Allah.
v Peletak dasarnya adalah: Rabi'atul-Adawiyah, Imam Al-Ghazali, Zunnun al-Misri, Husein bin Mansur AI-Hallaj, Abu Yazid al-Bustami, dan lain-lain
v Macam-macam Ilmu Tasawuf adalah tasawuf ijabi, terbagi pada dua macam yaitu tasawuf salafi dan tasawuf sunni. Tasawuf salbi atau disebut juga tasawuf falsafi adalah tasawuf yang telah terpengaruh oleh faham-faham spitritual Dari barat dan timur.
v Faktor kemunculannya: pertama, reaksi atas kecenderungan terhadap hidup yang mengedepankan hawa nafsu. Kedua, berkembangnya teologi yang cenderung mengedepankan rasio yang kering dari aspek moral dan spiritual.
v Persoalannya adalah Mahabbah, Hakikat, Magam dan Hal, Ma’rifat, insan kamil, al hulul, dan wihdah al-wujud.