Adakah di
antara sobat yang ketika membaca tulisan Lutchu bEut, r4ni
ChayanK cMua, atau AhMad PerinDu SoorgA, sobat pun menjadi risih? Ya, mungkin
jika sobat paham karena melihat Ejaan Yang Disempurnakan (EYD) yang kacau balau
semacam itu, sobat pasti akan mengangguk dan akan mengeluarkan satu kesan
“Alay”.
Ya, alay atau anak layangan memang
banyak ditujukan pada anak-anak muda yang bisa dibilang lebay atau hiperbolis
dalam segala aspek. Jelasnya, alay adalah gejala-gejala yang terjadi di tengah
remaja-remaji Tanah Air yang ingin diakui statusnya di tengah teman-temannya. eh, ini loh gue! Gejala semacam ini nih yang akan mengubah gaya tulisan dan
gaya berpakaian, sekaligus meningkatkan kenarsisan tingkat tinggi yang cukup
mengganggu masyarakat dunia maya.
Peranan yang berlebihan seperti ini
didominasi oleh kaum remaja yang tergolong masih labil. Bermula dari sebuah
lagu, kata Alay alias Anak Lebay jadi sering digunakan untuk orang-orang yang
memiliki perilaku seperti diatas.