Lady Gaga, No Way | Suratan Makna

Lady Gaga, No Way

Posted by Unknown Friday, May 25, 2012 14 Comment/s
Merujuk berbagai media massa saat ini, banyak sekali berita yang memuat penolakan hadirnya Lady Gaga. Penolakan tersebut bukanlah hal yang main-main, tapi alasan di balik penolakan itu sudah sangat jelas. Banyak suara yang menyebutkan kedatangan Lady Gaga ke Indonesia tidak lain adalah sebagai invasi kebudayaan. Hal tersebut senada dengan pendapat Ketua PW Muhammadiyah DKI Jakarta, Agus Suwardika yang mewakili sejumlah Ormas Islam DKI Jakarta

"Kedatangan Lady Gaga dapat merusak nilai-nilai budaya masyarakat Indonesia yang ketimuran," kata Agus sebagaimana dikutip Hidayatullah.com (24/5/2012).

Pimpinan Ormas Islam DKI Jakarta menilai jika penampilan Lady Gaga mengumbar sensasi dan aurat. "Konser tersebut banyak kerusakannya dan tidak ada manfaatnya sama sekali, sehingga patut ditolak," lanjut Agus.


Memang jelas sekali kenapa Lady Gaga tidak sesuai dengan iklim ketimuran Indonesia yang menjunjung tinggi nilai kesopanan dan nilai Islam tentunya, mengingat dalam setiap penampilan yang dipentaskan Lady Gaga selalu tampil seksi dan bergaya erotis. Ditambah lagi dengan semua yang dipresentasikan adalah merujuk pada paham liberalisme yang membebaskan manusia dari keterikatan apapun yang dianggap tidak ada.

“Ketika orang dibebaskan dari apapun, maka dia akan menuhankan dirinya sendiri. Padahal al-Qur’an menyatakan,”Apakah kamu tidak melihat orang yang menjadikan hawanya (nafsunya) sebagai tuhannya,” kata Dr. Hamid Chalid, dosen Fakultas Hukum UI.

Hampir bersamaan dengan fenomena Lady Gaga, sebelumnya ada Irshad Manji yang juga seorang liberalis asal Kanada yang menyuarakan hubungan sejenis. Menurut Hamid, mereka berlindung di balik paham kebebasan manusia atau liberalisme yang mesti ditolak dari bumi Indonesia. Mengingat Indonesia adalah negara syura (musyawarah), bukan demokrasi. Dalam sila keempat tidak ada kata demokrasi. Sila keempat berbunyi, “Kerakyatan yang dipimpin oleh hikmah kebijaksanaan dalam permusyawaratan perwakilan.” Sementara demokrasi adalah anak kandung pertama liberalisme yang menyerukan hak individu mutlak. “Karena itu mereka bebas juga mengakhiri hidupnya sendiri (bunuh diri),” terang Hamid pada kesempatan diskusi tentang “Konsepsi Negara dalam Islam dan Kontribusinya dalam Pembentukan NKRI” beberapa hari yang lalu di Universitas Indonesia (UI) yang dikutip Hidayatullah.com.

Berbeda lagi di tempat lain, Muhaimin Iskandar memberi isyarat lampu hijau terkait rencana konser Lady Gaga, beliau meminta agar penampilan Lady Gaga harus menghormati budaya Indonesia untuk meminimalisir penolakan kelompok masyarakat terhadap rencana konsernya. Salah satu cara penghormatan kepada budaya Indonesia itu, menurut Ketua DPP Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) ini,  di antaranya dengan mengenakan gaun yang sopan dan terbuat dari batik saat konser.

''Syukur-syukur produk batik ikut terkenal karena dikenakan Lady Gaga,'' katanya kepada wartawan di Surabaya.

Sumber: Hidayatullah.com
TERIMA KASIH ATAS KUNJUNGAN SAUDARA

Judul : Lady Gaga, No Way
Ditulis Oleh : Unknown
Rating Blog : 5 dari 5
Semoga artikel ini bermanfaat bagi saudara. Jika ingin mengutip, baik itu sebagian atau keseluruhan dari isi artikel ini harap menyertakan link dofollow ke https://suratanmakna.blogspot.com/2012/05/lady-gaga-no-way.html. Sekali lagi terima kasih sudah singgah membaca artikel ini. ^_^

14 Comment/s:

Hariyanto Wijoyo said...

tenang saja sobat..kabar terakhir lady gaga sudah membatalkan sendiri konsernya di indonesia, btw-kalau lady gaga bisa digagalkan..bagaimana dengan artis indonesia yang lebih seronok dan lebih vulgar dari lady gaga :)

Unknown said...

menurut saya jika alasan mengumbar aurat, banyak malah artis lokal loh yg kayak gitu, kalo alasan invasi budaya, seberapa besar sih pengaruh lady gaga terhadap budaya kita? jika alasannya adalah simbol2 yg pemuja setan atau organisasi konspirasi agama, lha itu ada simbol di lipatan uang 10ribu rupiah..

justru dalam penolakan itu malah Indonesia semakin bukan Indonesia yang kabarnya orangnya ramah..

tapi bukan karena saya fans lady gaga atau bukan fans lady gaga, saya hanya menyayangkan aksi penolakan yang kyknya berlebihan, lepas dari lady gaga seorang pemuja setan atau tidak, dia adalah penyanyi profesional, yang pasti tau apa yg harus dilakukan ketika konser di negara selain rumahnya :)

Zulham Efendi said...

benar akh,..apaan lady gaga yang ada burung gagak,hehehe
terlepas dari persoalan masih banyak orang indonesia yang tampil seronok semua sama saja tidak boleh di biarkan karena sangat merusak moral,si burung gagak itu adalah salah satunya
salam dari ku zulham-9179

Unknown said...

hm,, ya.. maraknya obralan negatif bukan berarti itu baik dan dihalalkan, justru sebisanya kita dapat mengikisnya.
thanks, atas kunjungannya, kawan2.

Anonymous said...

Timur dan barat sangat berbeda dalam hal IDEOLOGI..bangsa timur dengan ideologi terikat pasti sulit untuk menerima ideologi bebas bangsa barat..sekarang terserah anda semua mau terkekang atau bebas, dalam artian bebas yang bertanggung jawab!

Restu said...

Kunjungan balik, buku tamunya dmana ya? gk kliatan :D

Unknown said...

hee,, sorry, masbroo.. buku tamunya lemot.

Anonymous said...

No way juga nie...........

Tips Cahaya said...

lady gaga ganti nama menjadi Lady GagaL.... :D
bukutamunya mana Brooo???

Unknown said...

heuheu,,

sorry gesbuk-nya lemot masbroo. udah ekspired mungkin. . gk taw nii.

Rulita said...

-.- yang saya sangat sayang kan -.- masa lady gaga jadi national trend topic.gak di TV gak di twitter saat itu.. di mana mana,gak ada trend topic yang lebih penting lagi tah? wkkwkkwk :D dah gak jadi dia ke indonesia hahhaha promotornya mau bawa artis k-pop tuh sampe di kecam lagi namanya NEMEN wkkwk :D :D nice post iya tuh mana shoutbox nya?

Unknown said...

namanya jg sang lady kok, kayak itu lho, ratu inggris tu yg meninggal kecelakaan, lady die .. saat itu media2 juga jd rame kan krna pristiwa yg menimpanya.. wajar lah. kalo mnurut saya, apalgi skarang ada lady gagaL manggung..

sorry, masbroo.. shoutboxny expired, error. ganti aja sdah pake comment form nii.. okay. sama aja kok. :)

kangtok said...

pentas lady gaga yg cuma sehari tdk lebh brbahaya dibanding tayangan di tv dan panggung hiburan di kota2 yg juga tak kalah seronoknya, pdhal yg ini bisa ditemui tiap hari, ditonton semua lapisan, ortu ampe balita, gratis lagi :(

Unknown said...

@kangtok: nha itu kan kita sudah tahu, kolamnya negeri kita thu sedang banyak limbahnya. masak mau ditambah lagi dengan limbah asing yang efeknya akan lebih dahsyat memperkeruh kolam bangsa kita.. :)